satu postingan tentang dua kata, yaitu "Maaf" dan "Ikhlas"
kedua kata tersebut memang mudah untuk dikatakan. akan tetapi sangatlah sulit untuk dilakukan. apa yang kita ucapkan kadang tidak sesuai apa yang kita lakukan. kejadian yang telah berlalu belum tentu bisa kita lupakan. apalagi kejadian yang baru pertama kita lakukan.
"MAAF"
maaf adalah suatu perbuatan, baik itu meminta maaf atau memberi maaf. keduanya sangat sulit untuk dilakukan. apalagi bagi orang yang gengsi, gengsi karena kedudukan, karena lebih tua, karena kaya, dll.
orang yang meminta maaf adalah orang merasa dirinya salah. itu adalah pernyataan konyol yang bisa membuat dendam.
belum tentu orang meminta maaf karena salah, tapi bisa jadi karena tidak ingin masalah menjadi rumit dan berlarut-larut. kegiatan seperti ini kerap disebut mengalah. mengalah bukanlah hal buruk, karena bukan berarti dia kalah.
tapi kebanyakan orang menggunakan kata mengalah sebagai tameng karena sebenarnya dia tidak mau dianggap kalah. hey... it's not fair man... hal ini juga bisa menimbulkan dendam.
"MEMAAFKAN"
memaafkan lebih sulit dari meminta maaf. karena orang yang dimintai maaf kebanyakan telah kecewa dengan orang yang meminta maaf.
hm.... sepertinya harus diluruskan. hey... bukankah ada win-win-solution?
memaafkan mempunyai beberapa tingkatan menurut usia.
memaafkan anak-anak sangatlah mudah, karena anak-anak tidak akan mengerti kalau dia salah.
memaafkan remaja adalah hal yang tidak mudah, karena kerap mengulangi kesalahannya.
memaafkan orang dewasa ini tergantung bagaimana tingkat kesalahannya.
memaafkan orang tua/jompo, hal yang harus diperhatikan adalah pelupa. orang tua cenderung pelupa jadi jangan terlalu menyalahkan mereka. memberi maaf akan lebih baik.
"IKHLAS"
ikhlas adalah suatu sikap bagaimana kita melakukan sesuatu dengan senang dan tanpa pamrih.
ikhlas dalam bekerja akan menimbulkan target yang luar biasa memuaskan. tapi namanya orang bekerja pasti embel2nya diut, tul gak? hm... justru kalo kita tidak mikirin gaji dan kita melakukan pekerjaan kita dengan ikhlas, maka kita akan bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, bahkan sebelum waktunya. dan karena itulah kita bisa mendapatkan yang lebih karena atasan alias bos kita akan merasa senang dengan pekerjaan kita. so.. tidak ada salahnya bos memberi lebih untuk prestasi kita. makanya... jangan malas pren...
"MENGIKHLASKAN"
jika kita kehilangan sesuatu yang sangat kita sukai bahkan sesuatu yang kita sayangi, bagaimana cara kita menyikapinya?
diikhlaskan saja lah... lagipula menangis bukan jalan yang baik, apalagi sampe berhari-hari. huft... capedeh... kering dah tu mata gara2 air mata habis.
sodara kita mati? itu hal biasa orang mati kok mau disalahin. udah waktunya mau gimana lagi? yang jelas kita pasti sedih dan nangis.
sodara kita mati karena pembunuhan? sama aja namanya orang mati ya emang udah waktunya gag peduli gimana cara matinya. serahin aja ke pulisi untuk menyelidiki dan menghukum pelakunya. semoga polisi dan hakimnya jujur. amin...
ada dua hal lagi yang sulit untuk dilakukan yaitu "memaafkan dengan ikhlas" dan "mengikhlaskan diri kita untuk minta maaf".
apa kah terbyang bagaimana melakukannya?
note:
pengalaman akan membuat orang lebih berharga, karena itulah ada pepatah pengalaman lebih berharga daripada uang. karena dengan pengalaman kita bisa mendapat uang, sedangkan dengan uang belum tentu bisa mendapat pengalaman. is that right?
thanks all reader -d-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar